Bekas Jajahan Belanda, Mengapa Mobil Indonesia Menggunakan Setir Kanan?

- Tim Kreatif

Senin, 22 Januari 2024 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil dengan kemudi setir kanan adalah sistem yang umum dipakai di Indonesia (FOTO:IST)

Mobil dengan kemudi setir kanan adalah sistem yang umum dipakai di Indonesia (FOTO:IST)

Salah satu pertanyaan yang banyak diajukan warganet +62 di media sosial adalah mengapa setir mobil di Indonesia berada di sisi kanan, padahal Indonesia bekas jajahan Belanda yang menggunakan setir kiri.

Sistem Setir Kanan adalah sistem yang umum dipakai di Indonesia. Padahal hampir 65 persen mayoritas negara di dunia menganut sistem setir kiri (left-driving). Sisanya, sekitar 35 persen negara menggunakan sistem setir kanan (right-driving). Misalnya Inggris, Jepang, Australia, India, Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

Dari data tersebut, Posisi mengemudi sistem setir kanan merupakan hal yang tidak umum terjadi di negara dunia. Namun hal ini sesuatu yang normal karena di dunia ada dua standarisasi dalam lalu lintas, yaitu left-driving dan right-driving.

ADVERTISEMENT

:: Show Room

Surabaya
Honda Jazz


Image

1.5 RS Bensin-AT (2015)

Rp 201.000.000

Cek Unit

Surabaya
Ford Fiesta


Image

1.6 Sport Bensin-AT (2014)

Rp 95.000.000

Cek Unit

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara memang kebanyakan menggunakan setir kanan karena dulunya negara-negara tersebut adalah jajahan Inggris.

Belanda sendiri yang menjajah Indonesia pada awalnya menggunakan setir kanan, sehingga Indonesia pun menggunakan setir kanan. Namun sejak Belanda dikalahkan oleh Prancis maka, cara mengemudi pun berubah menjadi setir kiri.

Akibat kalah perang dari Napoleon Bonaparte, Belanda yang awalnya menggunakan setir kanan, akhirnya mengubah menjadi setir kiri mengikuti Perancis.

Lalu mengapa Indonesia tidak ikut berubah? Setelah Belanda kalah perang, Jepang masuk dan menjajah Indonesi. Dan tentu saja pengaruh Jepang juga masuk di negara jajahannya, termasuk kendaraan operasional perang Jepang yang menggunakan setir kanan.

Selain itu, posisi Indonesia “terjepit” oleh negara-negara commonwealth (persemakmuran) seperti Australia, Selandia Baru, Singapura, dan Malaysia yang jelas-jelas berkiblat pada UK yang menganut left-driving countries. Hal ini secara tidak langsung berpengaruh terhadap kebiasaan masyarakat dan politik dagang.

Baca Juga :  Mobil Mewah Anti Peluru: Mobil Dinas Para Pemimpin Dunia

Itulah sebabnya hingga saat ini, mobil yang beredar di pasaran Indonesia adalah mobil buatan Jepang. Mobil buatan Jepang ini kemudian membuat masyarakat Indonesia jatuh hati karena harganya yang lebih murah dibandingkan mobil produksi Eropa, yang menerapkan setir kiri. Harga yang lebih mahal dan letak setir kiri yang asing membuat masyarakat Indonesia setia dengan mobil produksi Jepang.

Selain itu, postur masyarakat Indonesia yang mirip dengan postur masyarakat Jepang juga membuat mobil buatan Jepang yang diimpor ke Indonesia dengan sistem setir kanan menjadi mobil yang ideal. Akhirnya, sampai saat ini Indonesia menerapkan setir kanan.

Berita Terkait

Mobil Mewah Anti Peluru: Mobil Dinas Para Pemimpin Dunia
Mengaspal dengan Gaya: Mobil Pertama Anak Muda Murah, Bagus, dan Stylish
Siapa Crazy Rich Pemilik Mobil Pertama di Indonesia?

Berita Terkait

Jumat, 26 Januari 2024 - 14:35 WIB

Mobil Mewah Anti Peluru: Mobil Dinas Para Pemimpin Dunia

Jumat, 26 Januari 2024 - 13:44 WIB

Mengaspal dengan Gaya: Mobil Pertama Anak Muda Murah, Bagus, dan Stylish

Kamis, 18 Januari 2024 - 12:57 WIB

Siapa Crazy Rich Pemilik Mobil Pertama di Indonesia?

Berita Terbaru

The Beast, mobil Kepresiden Amerika Serikat digunakan sejak September 2018

Khazanah

Mobil Mewah Anti Peluru: Mobil Dinas Para Pemimpin Dunia

Jumat, 26 Jan 2024 - 14:35 WIB