Sabtu, 31 Jan 2026
Home
Search
Menu
Share
More
OTOSIANA.COM pada Hiburan Insight Ragam
27 Jan 2026 05:07 - 2 menit reading

Slow living ala Anak Muda Finlandia, Hidup Santai Kencan Bayar Sendiri Sendiri

Finlandia sebuah negara di Eropa Utara ini sering kali dijuluki sebagai “negara paling bahagia” sekaligus paling teratur di dunia. Dan bagi anak muda di sana, kebahagiaan bukan berarti hura-hura.

Gaya hidup mereka adalah perpaduan unik antara kedisiplinan tingkat tinggi dengan seni menikmati hidup yang sangat santai . Mereka menyebutnya sebagai filosofi Sisu dan Kalsarikänni.

So, gimana gaya nongkrong anak mudanya?

Finlandia menajdi salah satu konsumen kopi terbesar di dunia. Anak muda di sana sering melakukan kahvihetki, yaitu jeda kopi singkat. Namun, “kongkow” mereka biasanya memiliki durasi yang teratur; mereka jarang menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mengobrol kosong karena sangat menghargai efisiensi waktu.

Berbeda dengan budaya “ngopi” di Indonesia yang penuh keriuhan, anak muda Finlandia memiliki cara bersosialisasi yang lebih tenang dan sangat menghargai privasi. Bagi mereka, ini adalah bentuk self-care menikmati waktu sendiri atau bersama teman dekat tanpa tekanan untuk tampil modis atau bersosialisasi secara berlebihan.

Split Bill alias Bayar Sendiri Sendiri

Berbeda dengan di Indonesia dengan budaya “traktiran” atau sistem “siapa yang punya uang lebih”. Di Finlandia budaya ini tidak ada. Mungkin karena pembelajaran literasi keuangan yang sangat kuat, saat nongkrong bareng, yang ada adalah Split Bill alias Bayar Sendiri Sendiri.

Budaya split bill adalah bentuk kemandirian dan kesetaraan. Kebiasaan ini tentu saja akibat adanya sistem kesejahteraan negara yang  kuat dengan adanya tunjangan jaring pengaman sosial teratur telah mendidik untuk sangat mandiri secara finansial sejak dini.

Bahkan, katanya, saat berkencanpun mereka juga terbiasa bayar sendiri-sendiri. Waduh gak kebayang deh jika itu ada di Indonesia.

Budaya split bill (bayar masing-masing) adalah kewajiban yang sangat kaku. Bahkan jika sedang berkencan, anak muda Finlandia cenderung membayar sendiri-sendiri sebagai bentuk kemandirian dan kesetaraan